maf left top
logo maf
  Senin, 13 Juli 2020
 
Home   |    Career   |    Contact Us  
maf motorcycle
Indonesia    maf home maf about maf news maf services maf products maf career maf branch
maf right top
maf
mcf online service top
 mcf Live Chat
  HALLO MAF :  
Gedung Wisma 76 lantai 12 & 23
Jl. Let. Jend. S. Parman Kav. 76,
Slipi Jakarta 11410, Jakarta, Indonesia
maf latest news
  Kamis, 02 April 2020
Pengumuman Restrukturisasi
Dalam rangka mendukung kebijakan pemerintah terkait relaksasi keringanan angsuran bagi yang terdampak Covid-19 / Corona, konsumen MAF dapat memilih beberapa opsi yang tersedia.
 
maf
  Selasa, 17 Oktober 2017
KONSULTASI FINANCIAL
Oleh : Wiwie Kurnia
 
maf
  Selasa, 17 Oktober 2017
Bersahabat dengan Layar
Menatap komputer terlalu lama mengakibatkan mata lelah. Lakukan langkah sederhana untuk meminimalisir efek negatifnya.
 
maf
maf news
 
 
Rabu, 13 Juni 2012
Perlakuan Terhadap Motor Baru, Pentingnya Inreyen Diri

Punya motor baru, pasti tidak lepas dari isitilah inreyen. Sebetulnya, inreyen nggak hanya berlaku buat motor sobat. Tapi, anda sebagai pengendara pun harus diinreyenkan juga. Bila motor tidak inreyen, bisa berakibat fatal pada mesin. Tapi, bila sobat tidak menginreyenkan diri, bisa nyusruk bin gedubrak alias jatuh. Aduh...

Motor baru mempunyai karakter berbeda dengan motor bekas alias motkas. Apalagi bila usia atau umur pakai motor lama anda sudah lebih dari 5 tahun. Biar tidak celaka, sisihkan juga waktu setengah jam untuk menginreyen diri Anda. Bahasa gampangnya, adaptasi. Ada beberapa hal yang memang mesti dilakukan.

Pertama, pahami putaran gas. Seberapa banyak gas diputar, tenaga motor sudah keluar. “Khususnya motor yang tidak dilengkapi takometer atau penunjuk putaran mesin,” Setiap motor pasti berbeda. makanya, buka gas secara perlahan. Buka gas secara perlahan dan rasakan tenaganya. Gas dipelintir seperdelapan, seperempat atau atau bahkan setengah. Rasakan berapa tenaga yang disemburkan. Ini penting untuk mengisi feeling.

Putaran gas ini pasti berbeda dengan motor lama. Cenderung lambat menggapai tenaga bawah. Ini karena beberapa komponen di mesin sudah mengalami keausan. Kadang, butuh setengah putaran dipelintir, motor baru jalan. Sebaliknya, motor baru, hanya seperampat putaran, sudah melompat.

Kedua adalah soal pengereman. Pada bebek dan sport, rem pada tangan dan kaki. Pada skubek, semuanya di tangan. Feeling mesti dilatih. Seberapa kuat menginjak rem motor akan berhenti.Terlalu kuat, motor akan sliding. Terlalu lemah, motor ogah berhenti. Setiap motor pasti berbeda. Demikian juga dengan rem depan. Latihlah dengan dua jari tangan. Seberapa kuat menekan tuas rem motor akan berhenti dengan aman. Bukan mendadak.

Ketiga radius putar. Setiap motor mempunyai radius putar berbeda. Meski satu merek, bila tipenya berbeda radius putar juga ikut berbeda. Caranya dengan mencoba mengendarai motor lalu putar balik tanpa kaki turun ke aspal.

Berapa sudut lebar jalan yang diperlukan untuk dapat membuat motor berputar arah, itulah radius putarnya. Pahami dan penting untuk diingat.

Terakhir handling.  Setiap motor punya sudut rake berbeda. Juga ketinggian setang. Jarak jok ke setang juga tidak sama. Ini yang membuat handling motor jadi berbeda. Ada yang berkarakter turing sehingga setang agak tinggi, ada karakter sport yang memaksa kita harus sedikit rada menunduk.

Untuk melatih handling, cobalah riding dengan zig-zag. Ini untuk melatih keluwesan dan kelenturan badan mengendalikan motor. Semakin kita luwes, semakin menyatu kita dengan motor.  Hal ini juga melatih reflek saat menghindari lubang atau ketika motor diajak meliuk di tengah kemacetan.

Selamat menikmati motor baru!

Source : (motorplus-online.com) 

 

 
 
maf
maf maf
  Home   |    Career   |    Contact Us   © Copyright 2011 - maf.co.id